Ngaji Hikam: Menata Hati di Tengah Kesibukan Zaman




 

Pondok Pesantren Asy-Syukuriyah-Pengajian agama merupakan salah satu bentuk dakwah apalahi di tengah derasnya arus kehidupan medern, manusia sering kali sibuk mengejar dunia hingga lupa menata hati. Padahal hati adalah pusat dari segala perilaku.Dari sinilah pentingnya kembali kepada majelis ilmu, salah satunya dengan melalui rutinan ngaji kitab Hikam yang diadakan oleh Pondok Pesantren Asy-Syukuriyah.

Kitab Hikam karya Syaikh Ahmad Ibnu Atho'illah As-Sakandari dikenal sebagai kumpulan mutiara hikmah. dalam setiap kalimatnya mengajak kita untuk lebih mengenal diri, mendekatkan kepada Alloh SWT, serta memahami hakikat kehidupan dengan sudut pandang yang lebih dalam.

Pada rutinan kali ini yaitu pada Hari Jum'at tanggal 22 Mei 2026 bertempat di Masjid Pondok Pesantren Asyukuriyah. Kegiatan initidak hanya dihadiri oleh para santri, tetapi juga dihadiri oleh wali santri serta masyarakat sekitar. Kebersamaan ini bukan sekedar majelis ilmu saja tetapi sebagai ajang silaturahmi antara pesantren, wali santri, dan masyarakat. 



Rangkaian kegiatan rutinan pada kali ini dibuka oleh K. Bisri Abdul Lathif (salah satu pengasuh pondok pesantren) dengan diawali sambutan, beliau menyampaikan " semoga kita selalu dilindungi oleh Alloh SWT dan teruntuk para santri harus selalu mengingat tujuan mondok" beliau juga menyampaikan runtutan kegiatan keseharian di pondok dan mengingatkan hal-hal yang dilarang di pondok dan selalu aktif mengikuti amaliah-amaliahnya. Setelah sambuatan beliau melanjutkan dengan membaca tahlil.

Disisi itu ada Pembacaan dan Penafsiran ayat suci Al-Qur'an dilanjutkan Pengkajian kitab Hikam yang dipimpin oleh KH. Imam Mukholid Khoironi beliau adalah pengasuh utama Pondok Pesantren Asy-Syukuriyah. Pada kajian kali ini membahas tentang waktu, beliau menyampaikan "Sebagus-bagusnya waktu yaitu ketika kita tidak berdaya" dan beliau juga menambahi "faktor agar amal bisa meningkat yang pertama : tergantung orang yang melakukan, ke dua : tergantung tempat, dan ke tiga : tergantung waktunya"

Melalui rutinan ini, terbangunlah hubungan yang harmonis. Silaturhami yang terjalin menjadi kekuatan bersama dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebersamaan ditengah kehidupan sosial.



Penulis : Mochamad Misbahrudin

Fotografer : Faza Kurniawan

__________________________________________________

#pondokpesantren

#asy-syukuriyahpayaman

#santribojonegoro


Posting Komentar

0 Komentar